
Ketika Akurasi Stok Bergantung pada Satu Orang
Angka stok tersedia, tetapi menjelaskan perubahannya membutuhkan pencarian dari lembar kerja satu tanggal ke tanggal berikutnya.
SISTEM | DATA | PROSEDUR
Saya Hosea R Nando, Head of IT dengan lebih dari 20 tahun di teknologi dan 15 tahun membangun sistem enterprise — di retail dan rantai pasok produk segar.

01 / Perspektif
Sebagian besar proyek IT tidak gagal karena teknologinya buruk, tapi karena tidak ada yang benar-benar memahami masalah bisnisnya lebih dulu.
Karier saya bermula dari belajar komputer di Madiun, lalu bekerja sebagai teknisi, pengajar, dan anggota tim Litbang di MADCOMS. Saya menulis 19 buku teknologi: 14 melalui MADCOMS dan 5 melalui Elex Media Komputindo dengan nama pena ASMAD Community.
Pada 2011 saya mulai bekerja sebagai staf IT di Metro Department Store, Surabaya, lalu berkembang ke analisis sistem dan implementasi di kantor pusat Jakarta. Saya membangun sistem operasional cabang (OMS) sendiri, lalu memimpin analisis, pengembangan, dan implementasi Metro Smart Retail bersama tim, sistem konsinyasi dengan lebih dari 800 vendor aktif pada cakupan historisnya.
Kini saya Head of IT di bidang rantai pasok produk segar, memimpin arah dan prioritas pengembangan sistem serta perbaikan prosedur kerja bersama tim.
02 / Hasil kerja
Studi kasus berikut memperlihatkan masalah operasional, pilihan penyelesaian, dan hasil pekerjaan saya bersama tim.

Angka stok tersedia, tetapi menjelaskan perubahannya membutuhkan pencarian dari lembar kerja satu tanggal ke tanggal berikutnya.

Penjualan lewat aplikasi menurun, sementara tagihan server tetap datang dan pemeriksaan pesanan masih memerlukan pekerjaan manual setiap hari.

Harga hasil negosiasi sudah dipakai untuk mengirim barang, sementara selisihnya terhadap biaya baru ditelusuri setelah transaksi berjalan.

Permintaan pembelian perlu disiapkan untuk hari berikutnya ketika pesanan pelanggan masih masuk dan jumlah barang yang dibutuhkan masih berubah.

Pengiriman sudah selesai, tetapi Surat Jalan yang kembali masih harus dicari sebelum penagihan diproses.

Usai menimbang barang, petugas QC masih harus berjalan ke papan, menemukan baris pesanan yang tepat, lalu menuliskan berat dengan bolpoin sebelum melanjutkan pekerjaan berikutnya.
03 / Ekosistem
Satu sistem inti menghubungkan penjualan, pelaporan, notifikasi, absensi, dan pengantaran, lalu tersambung ke akuntansi dan marketplace.
Infrastruktur Cloud
04 / Metode
Fokus saya adalah menghasilkan manfaat bisnis yang dapat dipertanggungjawabkan, terutama efisiensi biaya, kendali operasional, dan nilai investasi teknologi. Pengalaman saya mencakup memimpin pengembangan sekaligus terlibat langsung dalam pembangunan dan implementasi sistem.
AI-ASSISTED DEVELOPMENT
Tim saya ramping: satu orang dukungan di tiap perusahaan menjadi jembatan dengan pengguna, sedangkan dokumentasi dan sebagian pekerjaan pengembangan dijalankan dengan agen AI yang saya rancang. Keputusan dan tanggung jawabnya tetap pada saya.
Tahun di
teknologi
Tahun membangun
sistem enterprise
Buku teknologi
ditulis
Tahun di
Metro Department Store
05 / Perjalanan karier
Lebih dari dua puluh tahun belajar memahami operasi, lalu menjadikan teknologi sebagai pengungkit bisnis.
Memimpin arah, desain, dan prioritas pengembangan sistem. Menghubungkan kebutuhan operasional dengan pengembangan dan dokumentasi prosedur bersama tim.
Dari staf IT di Surabaya hingga System Improvement & Implementer di kantor pusat Jakarta. Membangun sistem operasional cabang (OMS) sendiri, lalu memimpin analisis, pengembangan, dan implementasi Metro Smart Retail bersama tim.
Bekerja sebagai teknisi, pengajar, dan anggota tim Litbang. Menulis 14 buku teknologi melalui MADCOMS dan 5 melalui Elex Media Komputindo dengan nama pena ASMAD Community.
06 / Mari terhubung
Untuk peluang kepemimpinan IT, konsultasi, atau transformasi teknologi—mari berbicara.